Trip ke Belitung 3D2N - #part3

Kamis, 13 Juli 2017 - Diposting oleh Annisaa Putri Citrawati di 00.42

Ini hari terakhir ngetrip ke Belitung, huhuhu
Cuma ada 3 lokasi yang akan kita kunjungi hari ini. Diawali dengan Pantai Tanjung Pendam, yang terletak di pusat kota Belitung. Biaya masuknya agak ga jelas karena ada 'obrolan' dari tour guide ke penjaga pantai hehhe. Kebetulan pantai ini ternyata lagi surut, kemudian juga hawanya panas dan tanaman pada kering kerontang tinggal batang tanpa daun.

Pantai Tanjung Pendam
Karna lokasinya yang benar-benar berada di tengah kota, sepertinya ini menjadi tempat nongkrong favorit baik untuk kalangan remaja maupun keluarga, terbukti dengan adanya berbagai macam jajanan anak-anak dan mainan anak-anak seperti kereta api dan komedi putar mini. Tapi gatau kenapa cuaca hari ini panas terik bikin muka panas, jadi ga terlalu lama kita berada disini, langsung cus aja ke Rumah Adat Daerah Belitung. Rumah adat ini juga berada di tengah kota, persisnya di sebelah Rumah Dinas Walikota.

Rumah Adat Daerah Belitung
Bentuk rumahnya rumah panggung yang terbuat dari kayu. Dibagian Depan kita bisa lihat busana adat pengantin di daerah Belitung berikut hantarannya dan jamuannya. Kemudian di sisi sebelah kiri, dipasang foto-foto pemimpin di Daerah Belitung. Masuk ke tengah rumah, terdapat benda-benda kuno jaman dahulu seperti becak yang ditarik dengan tangan. Kemudian di sisi sebelah kanan terdapat dapur yang katanya digunakan kalo lagi ada acara Walikota. 

Tempat terakhir tujuan kita adalah Danau Kaolin. Danau Kaolin ini sebenarnya adalah lokasi hasil tambang Kaolin yang dibiarkan begitu saja (tidak diuruk lagi). Danaunya benar-benar berwarna biru tapi hawa panasnya bukan main, saya tidak kuat berada 15 menit disana, langsung ngacir masuk ke mobil. Bahkan sampai saat itu pun, Danau ini masih di keruk untuk diambil Kaolinnya. Apa manfaat kaolin? Kalo kata tour guide nya sih, sebagai campuran bahan pembuatan keramik di Cina.

Danau Kaolin

Me & Danau Kaolin

Sebenarnya warnanya cantik ya, danau berwarna biru dan disekitarnya banyak pasir berwarna abu-abu, tapi sungguh udah males banget buat ambil foto karena kepanasan hahahaha. Danau Kaolin ini letaknya sejalan dengan Bandara, makanya spot ini dijadikan tempat yang terakhir.

Ohiya hampir lupa mau cerita, jadi ceritanya aku kan ikut open trip nih ya. Waktu ngumpul sama tour guide nya dibilang kalo ini trip gabungan. Oh bearti ini gabungan dari beberapa open trip. Isenglah entah sapa yang mulai ya, peserta open trip saling nanya nama tour nya dan harganya hahahha. Kebuka sudah semua, dengan fasilitas yang di dapat ternyata harganya beda-beda. Akhirnya kita nanya dong ke tour guide nya karena penasaran, kata dia memang begitu, dan sebagai tour guide dia memberi saran untuk kedepannya lain kali ke trip IndoRibu saja. Yeay, alhamdulillah pilihan saya tepat, saya memang ikut trip dari IndoRibu dengan harga IDR 795k (saat itu), silakan klik disini untuk info lebih lanjut yaaaa. Kenapa waktu itu saya pilih trip IndoRibu? Karena waktu di Pahawang kemarin, aku ikut trip ini juga dan sangat memuaskan. Maaf sebelumnya ya, tapi ini ga ada iklan berbayar sama sekali (apalagi endorse, sapa gue?) hahaha, ini murni review penilaian pribadi saya ;)

Buat kalian yang suka jalan-jalan dengan budget terbatas, Trip ke Belitung ini recommended banget. City tour nya dapet, Pantai nya juga dapet. Jadi ga pantai melululu atau ga kota melulu gitu. Selamat menikmati Pulau BelitungπŸ’‹

Trip ke Belitung 3D2N - #part2

Rabu, 12 Juli 2017 - Diposting oleh Annisaa Putri Citrawati di 21.20

Tempat penginapannya enak dan nyaman, walopun ada insiden ternyata si trip nya ini akan memasangkan kamar sesuai dengan pendaftarnya. Jadi kan aku daftar trip nya berdua, aku dan temen kantorku cowok, jadi ya di daftar kamar pun aku dipasangkan dengan temen kantorku yg cowok itu. Untuk uda akrab sama temen-temen yang lain, jadi aku gabung aja ke kamar cewek. Penginapannya apa ya namanya? duh, lupa. Bagus dan bersih kok home staynya, disediain sarapan juga walopun hanya aneka roti, goreng-gorengan dan teh hangat.

Jam 8 kita uda cus karna hari ini full mantai seharian. Menuju ke Pantai Tanjung Kelayang yaitu lokasi penyebarangan kapal jelajah, tak lupa dibagikan rompi dan alat snorkling nya. Bener-bener terik dan panas. Ohya, di Belitung ini belum ada Indomaret dan Alfamart atau mini market sejenisnya, jadi sebelum ke tempat penyebrangan ini kita sempetin mampir ke warung kecil milik warga. Ada yg beli kue buat tambahan sarapan, ada yg beli tolak angin (aku banget!), beli tissu dan macam-macam lah. Nah di Pulau Batu Berlayar inilah benar-benar terlihat ciri khas pantai Belitung, yaitu bebatuan yang besar-besar. Kono katanya, cerita dari sang tour guide, Batu ini muncul dari permukaan laut akibat dorongan perut bumi. Hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk ke spot pertama, yaitu Pulau Kelayang, kecil banget pulaunya, isinya wisatawan yang sibuk foto sana-sini hahhaa.

Pantai Batu Berlayar
Cuaca emang terik banget, so jangan lupa yang mantai untuk pake sunblock. Sunblock ini aku pakai tiap balik ke kapal. Jadi tgl 6 May kemarin uda ga terhitung lagi deh berapa banyak sunblock yang aku pakai di muka ini :D. Spot selanjutnya ke Pulau Burung. Kenapa dinamakan Pulau Burung? karena ada batu yang bentuknya mirip dengan burung, oke diterima saja, walopun setelah aku liat-liat ga begitu mirip ah.  Snorkling di lakukan di perairan selanjutnya menuju Pulau Lengkuas. Trip ini juga uda menyediakan camera under water dan makanan ikan (roti), yuhuuuu terima kasih IndoRibu Open Trip!!!!

Makan siang kita tepat pukul 12.00 di Pulau Lengkuas, banyak banget wisatawan yang uda nongkrong duluan di Pulau ini. Jadi kita harus cari-cari tempat kosong buat makannya. Kita makan pake nasi box yang uda disediain, ga lupa minum kelapa muda seharga IDR 25k. Eh ga disangka ketemu lagi sama Pampam disini hahhaha, dia lagi shooting acara masak-masak gitu dan ternyata juga yampuuuuun, ada Nicky Tirta boook! Pendek sih kaya di TV, tapi ternyata cuteeeee banget, ganteng hihihiih. Nah setelah menghabiskan makan siang sambil curi-curi pandang ke Nicky Tirta, kita naek ke Menara Pandang setinggi 70 meter, ya ampun asli itu lelah banget nget nget. Sampe mau nyerah tapi malu sama temen-temen yang lain. Dan setelah sampai atas kebayar sama view nya yang keren abis. Pokonya buat kalian yang lagi merencanakan travelling ke Pulau Belitung, jangan nyampe ga naek Menara ini ya walopun lelah, paksain aja pasti bisa kok, kan ga tiap tahun juga kesininya.

Pulau Lengkuas, nah ini temen kantor aku :) tuh menaranya keliatan, tinggi banget
Perjalanan dari Pulau Lengkuas ke Pulau Selanjutnya yaitu Pulau Pasir, ga terlalu lama. Disini kita bisa liat banyak banget bintang laut, oh wooooow, ketem Pattrick!!! Basah-basahan disini juga seru banget karna pasir timbulnya cuma kecil (beda kek pasir timbul di Pahawang yang lumayan besar) dan air nya emang jernih banget. Instagramable banget deh!

Pulau Pasir dan Bintang lautnya
Selanjutnya kita akan tracking ke Pulau Kelayang, belum tahu Pulau kelayang itu kaya gimana? Ga nonton My Trip My Adventure bearti yah, searching gih video youtube nya, itu persis banget sama yang kita lakuin disana. Tracking dan Jumping lompatin bebatuan hihi seru. Tapi sempet ada kecelakaan kecil gitu yang meninmpa temen open trip aku, HP nya kena air pantai waktu foto di batu 3 warna huhuhu kasian (sampe sekarang aku belum tau nasibnya, apakah bisa nyala lagi atau uda bener0bener mati).

Pulau Kelayang
Yak, 5 pulau sudah selesai kita jelajahi dan jam juga sudah menunjukkan pukul 16.00 akhirnya trip ini selesai, dilanjutkan kembali ke Pantai Tanjung Kelayang untuk mandi dan sholat. Air nya cukup bersih dan untuk mandi sudah dipatok tarifnya seharga IDR 5k.  Kemudian numpang sholat dzuhur dan ashar juga disana, sayangnya mukena nya ga memadai, dan aku lupa banget banget untuk bawa mukena (padahal biasanya aku paling rajin bawa mukena). Untuk lihat spot sunset dihari ke dua ini, kita ke Pantai Tanjung Tinggi atau yang biasa dikenal dengan Pantai Laskar Pelangi.

Sunset di Pantai Tanjung Tinggi

Trip ke Belitung 3D2N - #part1

Diposting oleh Annisaa Putri Citrawati di 19.09

Kembali ke 5-7th May 2017.

Sudah direncanakan bulan-bulan sebelumnya, aku pengen ngetrip ke Belitung. Aku ajak temen kantor yg beda Area, dan di mau. Yiha, Bulan Maret tanpa babibu langsung pesen tiket pesawat (sempet ada drama karna tiket yg temenku beli lebih murah drpd harga tiketku huhuhuhu) dan ga lupa pesen open trip nya. Kita disarankan untuk datang sebelum jam 9 pagi. Jadi deh aku dari Bogor berangkat sebelum subuh, dan jam 7 sudah sampe Bandara Hassanudin (bandara di Belitung). Setelah berkumpul dengan rombongan open trip lainnya, kita menuju mobil dan ke penginapan untuk menaruh barang. Setelah rapi-rapi habis tidur di pesawat, kita di ajak makan ke Mie Belitung. Jadi mie nya itu terdiri dari mie, potongan timun, sedikit udang, emping dan kuah yg kental.

Mie Atep Belitung

Mie Belitung
Mie Atep ini terkenal banget loh di Belitung, pokoknya kamu belum ke Belitung kalo belom pernah kesini. Sebenernya tempat makannya sederhana (tampak di foto), tapi memang terkenal banget. Terbukti di didinding tertempel banyak foto-foto pemilik Mie Atep dengan orang-orang terkenali, seperti Megawati, Andrea Hirata dan banyak artis lainnya (saya lupa hehehe).

Setelah kenyang, mulailah perjalanan darat (lumayan) panjang yang ditempuh dengan waktu 2 jam. Kita mulai menjelajah Belitung Timur dulu. Destination pertama kita adalah Pantai Burung Mandi. Pantai Burung Mandi ini kalo aku bilang ga terlalu special lah, belum terlihat ciri khas pantai di Belitung yaitu batu yang besar-besar. Disini kita bisa menyusuri bibir pantai dengan hamparan pasir putih dan kalo haus tinggal jajan di warung yang ada di depannya. Sementara kita tim cewek berfoto cantik, tim cowok melaksanakan ibadah sholat Jumat di masjid dekat sini. Untuk makan sianf sudah include dengan Paket tournya, jadi bawa nasi box gitu deh. Oiya, di pantai ini banyak banget anjingnya. Tapi so far, ga gangguin apalagi gigit sih. Santai aja. Sepertinya Pantai ini juga tempat para Nelayan Belitung berlayar, karena banyak perahu-perahu yang digunakan untuk menangkap ikan bersandar disini. Tapi sayang banget waktu kesini, cuacanya mendung dan bahkan sempet gerimis mengundang rindu. Huhuhu, tapi jepret foto maksimal harus dong!

Pantai Burung Mandi
Wihara Tertua di Belitung

Kemudian ga nyampe jarak 5km, kita menuju Patung Dewi Quan Imm. Waktu kita kesana lagi tahap renovasi. Isinya wihara, atau lebih dikenal dengan sebutan klenteng tempat ibadah gitu deh, ada juga tempat  ramalan gratis loh, ga usa dipercaya tapi buat iseng-iseng lucu juga kok. Jalan ke patung nya harus ngelewatin beberapa anak tangga, cukup ngos-ngosan buat yang jarang olahraga (seperti saya) hehe.
Dewi Quan Imm di Kera Sakti

Berangkat lagi kita menuju lokasi yang ke 3, ini jaraknya bisa 1 jam lah. Melewati Kota 1000 Warung Kopi, katanya sekarang sih uda berkurang, tapi kalo jaman dulu warung kopi nya bener-bener mencapai 1000 dan itu lokasinya deket-deket banget. Mungkin sekarang mah uda ga terlalu laku yah, apalagi semua tetangga jualan hal yang sama hahaha. Dan ini pernah tercatat di rekor MURI, wih keren juga. Maaf ga ada fotonya, karena waktu lewat hujan dereeeeees banget. Pantai tujuan kita terakhir di hari ini ini adalah Pantai Serdang, ga jauh beda sama Pantai Burung Mandi tadi, tapi kerennya ini juga pasir putih padahal letaknya di deket-deket pemukiman. Apa semua pantai di Belitung ini pasirnya putih?

Pantai Serdang

Ada tribun di Pantai Serdang, dibuat foto ala-ala
Untung di Pantai Serdang ini yang tadinya hujan deres banget berubah jadi gerimis kecil, tau kalo aku lagi berlibur kayanya, eh pas masuk mobil hujannya balik lagi deres banget. Sampe di Kampoeng Ahok balik gerimis lagi, hihihi Alhamdulillah mestakung (semesta mendukung) banget nih. Dan disitu aku baru tau kalo Ahok aka Gubernur Jakarta (ssat itu) adalah warga asal Belitung, hahhaa kudet banget ya, maklum tontonannya sinetron jarang liat berita :p Disitu kita mampir ke rumah Ibu nya Ahok, berlantai 2 didominasi warna pink putih, dan ternyata di sebelahnya juga dibuka kawasan untuk beli oleh-oleh.
Berangkat lagi kita menuju lokasi yang ke 3, ini jaraknya bisa 1 jam lah. Melewati Kota 1000 Warung Kopi, katanya sekarang sih uda berkurang, tapi kalo jaman dulu warung kopi nya bener-bener mencapai 1000 dan itu lokasinya deket-deket banget. Mungkin sekarang mah uda ga terlalu laku yah, apalagi semua tetangga jualan hal yang sama hahaha. Dan ini pernah tercatat di rekor MURI, wih keren juga. Maaf ga ada fotonya, karena waktu lewat hujan dereeeeees banget. Pantai tujuan kita terakhir di hari ini ini adalah Pantai Serdang, ga jauh beda sama Pantai Burung Mandi tadi, tapi kerennya ini juga pasir putih padahal letaknya di deket-deket pemukiman. Apa semua pantai di Belitung ini pasirnya putih?
Kampoeng Ahok
Museum Kata Andrea Hirata
Ga mau berlama-lama di kampoeng Ahok, karna jam uda jam 16.00 dan kita belum sholat Ashar, jalan lurus ga terlalu jauh sampe lah kita di Museum Kata Andrea Hirata, nah di sebrang Museum ini terdapat Masjid Besar, sholatlah kita disitu. Untuk masuk ke Museum, kita harus membyara IDR 50k dan mendapat buku cerita laskar pelangi (duh jadi inget, sampe sekarang bukunya belum dibaca, bahkan segel plastiknya aja belum dibuka, hahahha). Di dalemnya full colour banget, cocok yang diyan cari spot buat snap-snap cantik. Banyak juga kata-kata motivasi dan inspiratif, serta foto-foto pemain Laskar Pelangi.

Full Colour
Belitung terkenal karna Film Laskar Pelangi nya, begitu juga dengan Sekolah SD Muhammadiyah Gentong yang menjadi latar film tersebut.

SD Muhammadiyah Gantong


Ternyata Begini Lokasi Replika SD Laskar Pelangi
Uda sampe ke penghujung jalan-jalan di Belitung part1, lokasi terakhir yang kita kunjungi adalah dermaga Kirana, disini ada rumah keong, tapi saya tidak terlalu tertarik mengabadikannya dan malah ambil foto pas lagi Sunset di Dermaga Kirana.

Sunset di Dermaga Kirana
Perjalanan ke penginapan memakan waktu 2 jam sama seperti ketika bernagkat tadi, jam sudah menunjukkan pukul 19.00 dan tour guide sudah menyiapkan tempat makanan terkenal di Belitung. Kalo ga salah namanya Dulang. Jadi tampan ini berisi lauk dan sayur yang cukup dimakan untuk 4 porsi, orang jawa si bilangnya Tembor ya. Ada sayur ikan kuning, ini paling enak menurutku. Ada lagi daging yang bentuknya seperti tahu, kemudian ada ayam, dan sayaur (seperti terancam). Ternyata tempat makan ini juga paling terkenal di belitung, terbukti kita ketemu Artis yang namanya Pampam, siapa dia? itu yang gendut, gogling aja sendiri deh!


Dulang